Cara Mengolah Makanan Bayi dan Anak Yang Benar
Makanan untuk bayi dan anak usia 1 sampai dengan 4 tahun sebaiknya diolah agar memiliki tekstur yang lembut. Namun, bila makanan tersebut untuk konsumsi ibu hamil atau menyusui, teksturnya bisa lebih bervariasi. Pengolahan makanan yang tidak tepat akan mengurangi kandungan gizi yang terdapat di dalamnya.
Pada saat akan diolah, sebaiknya sayuran dicuci terlebih dahulu seblum dipotong-potong. Jangan sebaliknya, sayurang dipotong sebelum dicuci. Hal ini dapat mengurangi kehilangan zat gizi, terutama vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C dan vitamin B.
Berikut cara mengolah makanan yang umum dilakukan dan tips agar kandungan zat gizinya tetap terjaga.
Menggoreng merupakan mengolah makanan dengan menggunakan minyak dengan jumlah yang banyak. Dalam menggoreng, kita harus memperhatikan hal-hal berikut agar makanan yang digoreng tidak kehilangan zat gizi atau bahkan menimbulkan penyakit.
Pada saat akan diolah, sebaiknya sayuran dicuci terlebih dahulu seblum dipotong-potong. Jangan sebaliknya, sayurang dipotong sebelum dicuci. Hal ini dapat mengurangi kehilangan zat gizi, terutama vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C dan vitamin B.
Berikut cara mengolah makanan yang umum dilakukan dan tips agar kandungan zat gizinya tetap terjaga.
Menggoreng
Menggoreng merupakan mengolah makanan dengan menggunakan minyak dengan jumlah yang banyak. Dalam menggoreng, kita harus memperhatikan hal-hal berikut agar makanan yang digoreng tidak kehilangan zat gizi atau bahkan menimbulkan penyakit.
- Saat menggoreng, jangan menggunakan api terlalu besar dan waktu yang lama agar kandungan proteinnya tidak rusak.
- Jangan menggunakan minyak yang telah sering digunakan karena bisa memicu kehadiran sel kanker.
Menumis
Menumis merupakan cara mengolah makanan dengan menggunakan sedikit minyak. Teknik menumis ini lebih baik dari menggoreng karena memerlukan waktu yang sebentar dalam memasak sehingga kandungan gizinya lebih terjaga.
Merebus
Merebus merupakan cara mengolah makanan dengan menggunakan air. Dalam merebus, kita harus memperhatikan hal-hal berikut agar kandungan gizi makanan tetap terjaga.
- Pada saat membuat kaldu, masukkan bahan (daging, ikan, atau ayam) ketika air masih dingin. Jika dimasukkan ke dalam air yang sudah panas, protein akan terkoagulasi sehingga tidak dapat larut dalam air perebusan.
- Jika merebus sayuran dan airnya tidak digunakan sebagai kuah, jangan menggunakan air terlalu banyak. Cukup sampai semua sayuran terendam.
- Jika merebus sayuran, masukkan sayuran setelah airnya mendidih.
Mengetim
Mengetim adalah mengolah makanan dengan menggunakan dua buah panci (panci pertama untuk merebus air, panci kedua dengan ukuran lebih kecil untuk tempat makanan yang akan diolah. Teknik mengetim sering digunakan untuk mengolah makanan bayi dan anak usia di bawah tiga tahun.
Mengukus
Mengukus merupakan cara mengolah makanan dengan panci pengukus dan air yang banyak.
Memanggang
Memanggang merupakan cara mengolah makanan dengan memanaskannya menggunakan oven.
Membakar
Membakar merupakan cara mengolah makanan dengan memanaskan langsung di atas api.
Demikianlah informasi mengenai Cara Mengolah Makanan Bayi dan Anak Yang Benar. Semoga informasi ini bermanfaat.

Post a Comment for "Cara Mengolah Makanan Bayi dan Anak Yang Benar"
Post a Comment